menikahhh...

Apa yang terlintas dalam pikiran saya? Dua orang yang sepakat untuk berkompromi berkerjasama dan menghargai satu sama lain, dan label Halal yang tersemat atas tubuh si dua orang ini untuk mengeklaim kamu mulikku aku milikmu haha. Menikah bukan karena umur, bukan karena uang, bukan karena terpepet. hahahaabaikan yang terakhir. Pandangan saya jika saya punya suami suatu saat nanti adalah orang yang pastinya bisa menghargai saya sebagai istri dan sebagai perempuan tentunya. bukan yang menempatkan derajat saya dibawahnya meskipun dia seorang pemimpin dalam rummah tangga. bukan seorang yang otoriter yang harus seperti ini dalam kondisi yang harus seperti itu tapi seorang yang bisa diajak diskusi dan berkompromi. Pria bijaksana dan romantis hehe yah walaupun saya sendiri merasa tidak romantis, jadi saya tidak terlalu berharap saya diromantisi atau apalah.
Apa yang terlintas dalam pikiran saya? Dua orang yang sepakat untuk berkompromi berkerjasama dan menghargai satu sama lain, dan label Halal yang tersemat atas tubuh si dua orang ini untuk mengeklaim kamu mulikku aku milikmu haha. Menikah bukan karena umur, bukan karena uang, bukan karena terpepet. hahahaabaikan yang terakhir. Pandangan saya jika saya punya suami suatu saat nanti adalah orang yang pastinya bisa menghargai saya sebagai istri dan sebagai perempuan tentunya. bukan yang menempatkan derajat saya dibawahnya meskipun dia seorang pemimpin dalam rummah tangga. bukan seorang yang otoriter yang harus seperti ini dalam kondisi yang harus seperti itu tapi seorang yang bisa diajak diskusi dan berkompromi. Pria bijaksana dan romantis hehe yah walaupun saya sendiri merasa tidak romantis, jadi saya tidak terlalu berharap saya diromantisi atau apalah.
mungkin ada benyak benernya jika jodoh itu di tangan Tuhan. tapi ga bisa
juga kita Cuma diem trus tiba tiba dapet pendamping yang Waww. kata demian sih
Semmpuurrrrrnnaaaa. ngga mungkin, yeeah walau mungkin juga sihh. haha pie to??
ya begitulah.. semua harus dipilih seperti halnya seleksi alam. apapun itu
pilihan di tanganmu.
Semua orang punya persepsi dan sudut pandang yang berbeda tentang menikah,
begitupun saya. Dan saya berusaha untuk menghargai semua pendapat dan masukan
yang diberikan kepada saya tentang “menikah” , yeah walaupun saya merasa mereka
tidak menghargai saya bahwa saya berusaha menghargai mereka. haha tapi yeaah
whatever.. saya kadang malas untuk berdebat ataupun menyanggah ataupun sekedar
mnjawab. Karena saya akan tau bagaimana endingnya di tambah dengan prinsip
saya. Jadi jangan merasa terpaksa menikah karena Cuma omongn orang bahwa anda
sudah seharusnya menikah. dont!! itu hidupmu dan hidupmu bukan di ujung lidah
orang. So, tentukan pilihanmu jangan
dengarkan kata orang yang jika jelas jelas tidak membawamu ke arah yang
positif. yah walau kadang kala saya mengangggap omongan orang itu adalah cermin
dan penyemangant,, tapi so far mereka terlalu melebih lebihkan, yeehh begitulah
ajaibnya si rumor dan gosip.
Tulisan ini Cuma curhat aja kok, nulis sambil nunggu si kantuk datang. Dan
kepingin mengasah kemmpuan nulis ajah,, seandainya ada yang bernasip sama
silahkan share disini.. selamat malam..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar