pagi ini aku melihat diriku di kaca kamarku. Dia menampilkan apa yang
seharusnya dia pantulkan. rambut acak acakkan, wajah yang berminyak tapi
merona. Aku suka wajah saya saat itu. segar dan semangat berkilat di mataku. Mataku
sayu tapi aku suka, aku suka dengan apa yang ada di tubuhku. Mensyukurinya, merawatnya, yah hanya
itu yang bisa kulakukan. Aku senyum pada diriku, seolah aku bicara padanya.
hatiku bersemangat, lebih semangat!
ku lirik handphn ku beberapa pesan masuk. ucapan ulangtahun. oh ulangtahunku
rupanya.yeeah ini ulangtahunnku. Aku selalu berusaha mengabaikan ulangtahunku.
kurasa tidak penting, aku semakin menua, ini adalah seperti bencana. Tapi ini
bukan aku jika aku menganggapnya sebuah bencana. aku akan mnyambutnya, ini
sudah menjadi keputusannku. menyambutnya?? ya.. aku menyambutnya, sudah ku
putuskan aku akan tetap gila dengan segala yang mereka katakan tentangku dan
kesenanganku, aku tetap menikamati bahagia, dan aku akan berkembang, lebih baik
dari sebelumnya. Mausia seperti itu, itu yang di lakukan manusia.
Tua adalah normal dan natural. Meskipun kadang aku merasa aku masih ingin
menjadi remaja yang dewasa. tapi inilah sekarang. yeahh umur 26 bukan sesuatu
yang buruk jika aku masih mengukai hal hal yang berbau teen. whatever!! semakin
dewasa aku, rasanya aku semakin tidak peduli dengan pendapat orang. aku adalah
aku. mutlak!
teman temanku seperti biasa, mengucapkan ualang tahun di iringi doa doa
yang bagiku itu konyol dan berat, seperti cepatlah menikah, cepatlah lulus,
cepatlah punya anak, berhentikah bertindak konyol, dan cintailah aku. abaikan
yang terakhir. teman temanku yang masih mengingat ku di hari yang menurutku
layak untuk di abaikan. seperti halnya dia.